Jumat, 13 November 2015

Kecantikan Pulau Bunaken

Taman Laut Nasional Bunaken mempunyai area dengan luas 75.265 ha. Terdapat 5 pulau yang memiliki Kecantikan Pulau Bunaken  dalam taman nasional ini yaitu Pulau Naen, Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Siladen, dan Pulau Mantehage beserta anak pulau yang di sekelilingnya. Dan jumlah penduduk yang ada di kelima pulau tersebut sekitar 21.000 orang.
Secara geografis Pulau Bunaken termasuk dalam wilayah perairan “Segi Tiga Emas“. Ini karena Kecantikan Pulau Bunaken. Lebih dari sekitar 3000-an spesies ikan berada di Bunaken. Wilayah “Segi Tiga Emas” adalah jalur perairan laut yang menghubungkan laut Filipina, laut Papua, dan laut Indonesia. Karena Kecantikan Pulau Bunaken yang berada di Bunaken, organisasi nasional dan internasional non pemerintah saling bekerja sama dalam menjalankan konservasi terumbu karang dan mangrove.
Pemerintah Kota Manado mempunyai gagasan menjadikan Bunaken sebagai obyek wisata bahari dan wisata edukasi, karena pemerintah setempat melihat aktivitas konservasi alam laut di wilayah ini. Maka dari itu kawasan Pulau Bunaken pada 1991 silam, Menteri Kelautan meresmikannya sebagai Taman Laut Nasional Bunaken. Kecantikan Pulau Bunaken tidak diragukan lagi karena terbukti dengan batun karangnya yang masih terjaga.



Obyek Wisata

Pada saat wisatawan berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara, mereka tidak akan lupa untuk berkunjung ke Taman Laut Nasional Bunaken. Karena Bunaken merupakan obyek wisata yang paling populer.
Bunaken memiliki luas kurang lebih sekitar  8 km² yang terletak di Teluk Manado. Di sekeliling Bunaken, ada taman laut yang juga bagian Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Bunaken juga merupakan salah satu taman laut yang mempunyai biodiversitas laut tertinggi dunia. Oleh karena itu banyak para wisatawan yang datang berkunjung untuk melakukan aktivitas menyelam di kawasan Bunaken. Meski luas area mencapai 75.265 ha, lokasi menyelam sangat terbatas, hanya berada di sekitar pantai yang mengitari kelima pulau yang berada di kawasan Taman Laut Nasional Bunaken.
Di Bunaken terdapat 40 lokasi penyelaman yang memiliki beraneka ragam terumbu karang dan ikan laut tropis yang indah. Wisatawan yang melakukan penyelaman di wilayah Bunaken akan disuguhi pemandangan 150 spesies ikan dari sekitar 58 genus ikan dan terumbu karang.
Taman Laut Nasional Bunaken mempunyai 20 dive spot / titik penyelaman dengan berbagai kedalaman yang bervariasi. Dari 20 dive spot, 12 dive spot berada di Pulau Bunaken dan merupakan titik penyelaman yang paling sering dikunjungi oleh penyelam-penyelam baik lokal maupun mancanegara.
Titik penyelaman Bunaken berderet dari tenggara hingga barat laut. Di kawasan ini terdapat dinding karang berukuran raksasa berbentuk vertikal dan melengkung. Dinding ini merupakan sumber makanan bagi ikan-ikan dan penghuni laut lainnya.

Lokasi

Bunaken terletak di perairan laut Pulau Sulawesi. Sebagian Taman Laut Nasional Bunaken berada di utara Teluk Manado dan merupakan bagian administrasi Kota Manado, Sulawesi Utara.

Akses

Untuk mencapai Taman Laut Nasional Bunaken, wisatawan dapat menggunakan transportasi yang sudah tersedia yaitu perahu motor dari pantai Teluk Manado.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Taman Laut Nasional Bunaken yaitu Rp. 50.000,-/orang untuk sekali masuk. Dan Rp. 150.000,-/orang yang berlaku 1 tahun. Jika Anda membeli tiket yang berlaku untuk 1 tahun, Anda akan diberi seperti lencana yang terbuat dari plastik sebagai pengganti tiket.

Fasilitas dan Akomodasi

Beberapa akomodasi hotel di kawasan Kecantikan Pulau Bunaken  sudah tersedia dengan berbagai pilihan. Beberapa hotel dekat Taman Nasional Bunaken yang direkomendasikan yaitu Bunaken Island Dive Resort dan Bunaken Divers Sea Breeze Resort. Kedua hotel tersebut terletak diKecantikan Pulau Bunaken. Terdapat juga penyewaan selam beserta instrukturnya. Untuk instruktur selam sudah menguasai bahasa Perancis, Belanda, Inggris, dan Jerman.
Kecantikan Pulau Bunaken berupa : terumbu karang bunaken, perlindungan ekosistem taman laut bunaken terdapat dilaut?, Pantai bunaken, keindahan taman nasional bunaken, gambar Taman Nasional Bunaken.
Kecantikan Pulau Bunaken tidak diragukan lagi. tak hanya pulau bunaken yang memiliki keindahan pulau lain juga memiliki keindahan yang luar biasa seperti kepulauan raja ampat

Selasa, 03 November 2015

Hiasan Gantung

 Hiasan Gantung
Hiasan Gantung Cara Membuat kerajinan tangan hiasan gantung unik dari kertas bekas, memasang hiasan gantung didalam rumah atau kamar memang dapat membuat suasana tampak lebih berbeda saat dipandang. Namun pada umumnya hiasan yang dipasang atau Hiasan Gantungdi dalam rumah atau kamar adalah hasil dari pembelian dan jarang yang orang yang mau membuat sendiri hiasan gantung unik yang terbuat Hiasan Gantung dari kertas bekas. Ya, kertas bekas, lagi - lagi kertas bekas, memang limbah yang satu ini banyak sekali manfaatnya selain untuk bungkus nasi, ups maaf :P . banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari Hiasan Gantung kertas bekas salah satunya dapat dibuat kerajinan tangan hiasan gantung unik dari kertas bekas. Ikuti tutorial berikut ini.

Bahan :

  • Kertas bekas
  • tali warna warni
  • lem
  • gunting
Cara pembuatan kerajinan tangan hiasan gantung unik dari kertas bekas :
  • Potong kertas berbentuk persegi panjang. buatlah beberapa potongan dengan panjang yang berbeda (kami merekomendasikan untuk menggunakan kertas dari majalah karena teksturnya yang mengkilap dan lebih tebal)
  • satukan dua potogan kertas yang panjangnya sama hingga membentuk serperti bentuk hati
  • rekatkan dengan lem
  • lakukan berulang hingga jumlah yang anda inginkan
  • buatlah lubang gantungan pada posisi atas
  • masukkan benang warna warni
  • selesai

anda Hiasan Gantung bisa membuat sebanyak mungkin Hiasan Gantung  sesuai keinginan anda dn menyusunnya seperti yang terlihat pada gambar.

Karya Stik Eskrim

1. Karya Stik Eskrim
Karya ini bisa dibilang yang paling mudah. Karya yang sudah terdapat dari panduan saat kita membeli beberapa stik es krim tersebut.
Bahan yang dibutuhkan biasanya hanya stik es krim, lem dan beberapa penghias untuk memperindah hasil karya tersebut.
Polanya pun biasanya diulang-ulang sampai bertumpuk dan menghasilkan bentuk yang kita inginkan.
Pelaku karya ini biasanya orang yang tidak mau susah, terpaksa karena tugas dan malas mikir.
[Contoh gambar :
Spoiler for bunga:


Spoiler for tempat pensil:


Spoiler for pas photo:


Spoiler for tempat buah:


Spoiler for vas bunga:


Spoiler for toples:


Simple banget kan? 100 persen agan/sist pasti bisa buat yang satu ini. Tinggal ikutin petunjuk pembuatan doang.

Ini ada salah satu contoh tutorial cara pembuatan yang termasuk di kategori karya sederhana, cekidot:

Spoiler for Pas Photo:




Spoiler for 2:
Quote:
2. Karya Stik Eskrim Kreatif
Untuk yang satu ini bisa dibilang kreatif. Karya hasil dari pemikiran sendiri dan diperlukan merubah bentuk asli dari stik es krim tersebut.
Bahan dan peralatan yang digunakanpun sangat mudah didapat yaitu stik es krim, kuas, lem dan beberapa peralatan tambahan.
Spoiler for Peralatan Tambahan yang Diperlukan:


Cara membuatnya hanya dengan menyusun dan menempelkan stik tadi satu dengan lainnya sampai menjadi bentuk yang diinginkan.
Pelaku karya ini orang yang tentunya penyuka kesenian dan kreatif.
Contoh gambar :
Spoiler for kalajengking:


Spoiler for burung:


Spoiler for helikopter:


Spoiler for drum:


Spoiler for tempat lampu meja:


Spoiler for rumah:

Limbah Sisik Ikan

 Limbah Sisik Ikan
 
Perairan Indonesia sangat kaya akan hasil lautnya, terutama ikan. Limbah Sisik Ikan, Ikan selain dapat dikonsumsi oleh manusia, Limbah Sisik Ikan, limbah dari ikan seperti sisik dan tulang ikan, juga dapat bermanfaat sebagai bahan dasar kerajinan. Di daerah pesisir pantai banyak Limbah Sisik Ikan, para nelayan yang menjual ikan dan mengolahnya di tempat pelelangan ikan. Limbah sisik ikan banyak dijumpai di sana. Tidak banyak yang memahami Limbah Sisik Ikan , bahwa sisik ikan dapat didaur ulang. Limbah sisik ikan itu bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis tinggi jika dapat mengolahnya.

Setiap ikan menghasilkan sisik yang berbeda ukuran dan ketebalannya. Sisik ikan kakap lebih sering dapat digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya ini lebih terliat kokoh, tebal, dan besar dibanding sisik ikan mas atau mujair. Namun sisik-sisik jenis ikan selain kakap ini pun dapat diolah, tentunya disesuaikan dengan rancangan agar lebih tepat guna. Tapi tidak menutup kemungkinan ikan kecil tidak bisa digunakan untuk membuat perhiasan. Sebagai variasi, kita tentu membutuhkan ukuran sisik yang kecil untuk mempercantik aksesori

Berikut ini adalah cara mengolah sisik-sisik ikan agar dapat dipakai menjadi bahan baku produk kerajinan, yaitu;
  1. Cucilah sisik-sisik ikan untuk mengilangkan lendir, kemudian direndam selama 2 jam dengan air detergen dan bilaslah dengan air bersih selama 3 kali hingga benar-benar bersih dari detergen.
  2. Rendam kembali sisik-sisik ikan dengan campuran air jeruk nipis dan air selama 2 jam, agar bau amisnya dapat hilang.
  3. Tiriskan sisik ikan pada saringan aluminium kurang lebih 30 menit dan usahakan tidak terkena sinar matahari, setelah air berkurang pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan .
  4. Memberi warna pada sisik-sisik ikan diperlukan kehati-hatian. Rebuslah air hingga hangat dengan ditambahkan larutan benzoat sebagai pengawet. 
  5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil pada panci aduk-aduk supaya tercampur merata dan masukkan pula sisik-sisik ikannya. Aduk-aduk sisik ikan secara perlahan kurang lebih 10 menit. Perlu diperhatikan jangan sampai air menjadi mendidih, jika air terlalu panas sisik ikan biasanya akan lengket dan saling menempel antara satu dengan yang lainnya.
  6. Angkat panci dari atas kompor dan biarkan sisik ikan tetap dalam panci kurang lebih 20 menit agar warna benar-benar meresap ke dalam sisik ikan. 
  7. Tiriskan sisik-sisik ikan di atas saringan aluminium untuk mengurangi warna yang berlebihan pada sisik. Bilas sisik menggunakan air bersih agar sisa pewarna yang masih terbawa menjadi luruh. 
  8. Keringkan sisik ikan dengan cara diangin-anginkan sehingga tidak ada lagi air yang menempel, Pada saat diangink-anginkan jangan sampai terkena sinar matahari agar permukaan tidak melengkung.

Untuk menghindari lengkungan pada permukaan sisik ikan, sebaiknya sisik ikan tidak terkena panas atau matahari secara langsung karena bisa membuat sisik ikan melengkung dan sulit untuk dibentuk. Penyimpanan bahan sisik ini juga perlu diperhatikan. Jika tidak digunakan, simpan sisik-sisik ini ke dalam kotak yang kering dan bersih. Jika sisik ikan sudah mulai mengeras, lakukan perendaman terlebih dahulu sebelum dirangkai untuk membuat. aksesori. Perendaman ini biasanya dilakukan dengan menggunakan air dingin selama sekitar satu jam. Setelah agak lemas, sisik ikan baru bisa dibentuk sesuai selera. 

Bahan dan Alat Pembuatan Kerajinan dari Limbah Sisik Ikan :
Bahan dan alat yang digunakan dalam embuatan kerajinan dari sisik ikan sangat sederhana. Bahan dan alat pembuatan kerajinan dari limbah sisik ikan;
  1. Sisik ikan kakap
  2. Vernis digunakan untuk finishing agar hasil kerajinan tampak menkilap.
  3. Jeruk  nipis untuk menghilangkan bau amis saat perendaman.
  4. Tang digunakan untuk memotong kawat, misalnya saat membuat tangkai bunga.
  5. Pewarna (wantek) digunakan saat pewarnaan sisik ikan, 
  6. Benzoat sebagai bahan pengawet sisik ikan 
  7. Pensil atau spidol digunakan untuk membuat desain aksesori yang akan dibuat.
  8. Kuas digunakan untuk mengoleskan vernis di atas permukaan sisik ikan agar tampak lebih mengkilat.
  9. Saringan aluminium digunakan untuk meniriskan sisik ikan yang sudah direndam.
  10. Lem tembak digunakan untuk melekatkan sisik ikan pada media pembuatan aksesori.
  11. Gunting digunakan untuk membentuk sisik ikan agar dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan.
  12. Aksesoris untuk melengkapi kerajinan yang akan kita buat.
  13. Panci digunakan untuk merebus sisik ikan

Proses pembuatan kerajinan dari limbah sisik ikan:
Proses pembuatan kerajinan aksesori dari bahan sisik ikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  1. Buatlah desain aksesori yang akan dibuat pada kertas terlebih dahulu, misalnya saja aksesori berupa bunga yang nantinya akan dijadikan bros.
  2. Bahan dasar bros biasanya terbuat dari palstik ataupun logam yang dapat kita beli di toko
  3. Ambil gunting dan gunting sisik ikan dengan pola dan motif sesuai dengan yang kita inginkan.
  4. Tempel sisik ikan yang sudah berpola dengan lem tembak satu per satu pada media pembuatan bros tersebut.
  5. Letakkan peniti di tempat yang tepat kemudian tempalkan dengan lem tembak
  6. Semprot kerajinan tangan dengan cat clear/vernis secara merata agar hasilnya lebih mengkilat.
  7. Biarkan sampai clear kering.

Membuat Bunga dari Sedaotan

Membuat Bunga dari Sedaotan
Siapa sangka Membuat Bunga dari Sedotan, sedotan yang selama ini hanya digunakan sebagai sedotan untuk minuman ternyata di tangan orang yang kreatif bisa diubah menjadi kerajinan tangan yang cantik. Oleh karenaMembuat Bunga dari Sedaotan itulah banyak orang yang mencari tahu cara membuat kerajinan tangan dari sedotan, karena mereka ingin mendaur ulang sedotan sehingga bisa mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan.
Saat ini banyak berkembang aneka bentuk kerajinan baru dan lebih modern dan mewah, banyak orang yang mulai menganggap Membuat Bunga dari Sedaotan kerajinan tangan dari sedotan sebagai sesuatu yang jadul. Meski begitu kerajinan tangan dari sedotan masih banyak orang lakukan karena selain bahannya murah juga bisa dijadikan berbagai hiasan rumah dan bisa juga dijual dengan nilai jual tinggi.
Bila dibandingkan dengan Membuat Bunga dari Sedaotan
bunga plastik memang bunga yang terbuat dari sedotan plastik lebih murah, tapi yang murah belum tentu “murahan” kan. Karena di tangan para pebisnis peluang usaha dari sedotan ini sangat menjanjikan. Salah satu kelebihan bunga sedotan dari bunga asli adalah bunga dari sedotan lebih tahan lama asal disimpan ditempat yang sejuk dan terhindar dari panas matahari secara langsung, karena akan memudarkan warna.

Jika kamu memiliki waktu luang cobalah untuk belajar membuat aneka kreasi dari sedotan. Selain kamu akan mendapatkan berbagai hiasan cantik, dan bisa dijadikan hobi baru untuk mengusir kebosanan di waktu luang.

Tapi sebelum membuat kerajinan dari sedotan kamu harus belajar dasar-dasar membuat bunga dari sedotan. Untuk membuat bunga dari sedotan, ada dua cara yang bisa digunakan, yaitu:
1. Menyusunnya secara bertumpuk seperti saat membuat aneka kreasi bunga tulip, mawar, anggrek, terompet, lili dan juga bunga sakura.
2. Cara kedua dengan menjahitnya dengan menggunakan kawat. Biasanya cara ini digunakan untuk membuat bunga yang memiliki ukuran sedang dan besar seperti bunga teratai dan bunga krisan.

Alat dan Bahan yang diperlukan Untuk Membuat Bunga dari Sedotan

Untuk membuat kerajinan tangan dari sedotan diperlukan beberapa bahan serta peralatan sederhana untuk memudahkan dalam merangkai bunga dari sedotan. Alat dan bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah
  1. Sedotan plastik dengan berbagai warna
  2. Putik dan kelopak plastik
  3. Silet, cutter, atau pisau kecil yang tajam.
  4. Tang
  5. Lem plastik
  6. Jarum untuk menjahit
  7. Kunci bekas
  8. Lilin serta korek api
  9. Kawat atau lidi yang memiliki diameter sekitar 2 meter
  10. Kertas krep atau kertas pita
  11. Vas bunga atau bisa juga menggunakan botol plastik warna
Nah bila semua bahan serta peralatan yang diperlukan telah siap, sekarang kita bisa memulai membuat kreasi bunga dari sedotan. Berikut ini adalah beberapa cara membuat aneka bunga dari sedotan dengan berbagai variasi serta karakteristik.


Kerajinan Tangan dari Kaleng

 Kerajinan Tangan dari Kaleng





Bahan untuk Kerajinan Tangan dari Kaleng yang unik biasanya justru diperoleh dari tempat sampah. Barang-barang yang sudah dianggap tidak berguna sebenarnya dapat didaur ulang (recycle) atau digunakan kembali (reuse) dalam bentuk yang lain. Bahkan dapat Kerajinan Tangan dari Kaleng dibuat dengan cara-cara yang sangat gampang. ContohnyaKerajinan Tangan dari Kalenganak yang satu ini. Bahan utamanya hanyalah sebuah kaleng aluminium bekas kemasan minuman penyegar dan plastik  Kerajinan Tangan dari Kaleng bekas bungkus permen. Sederhana sekali bukan?

Lihatlah, betapa semarak meja yang dihiasi dengan hiasan dekoratif bunga berbentuk pita di bawah. Proses pembuatannya juga menggunakan alat-alat yang sangat sederhana.

Sifat kaleng aluminium bekas kemasan minuman penyegar, seperti kaleng aluminium lainnya yang mudah digunting karena cukup tipis serta tidak melukai tangan ini (walaupun tetap harus hati-hati) sangat cocok diajarkan pada anak-anak usia SMP atau SD kelas tinggi (kelas 5 dan 6).

Nah, pada tulisan ini, kita akan belajar bagaimana cara membuatnya. Penasaran? Silakan disimak ya.


Baiklah, sekarang sebelum memulai praktek membuat hiasan dekoratif berbentuk bunga pita dari kaleng bekas dan plastik bekas bungkus permen ini, terlebih dahulu siapkan alat-alat dan bahan-bahan-bahan yang diperlukan.

Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat hiasan dekoratif berbentuk bunga pita ini adalah sebagai berikut:
  • satu buah kaleng aluminium bekas kemasan minuman. Di sini saya menggunakan kaleng larutan obat panas dalam untuk anak. Kebetulan kaleng ini ada di bak sampah saya.
  • plastik bungkus permen. Saya menggunakan 1 lembar. Bahan ini dapat diganti dengan plastik kemasan makanan ringan atau sejenisnya. Salah satu karakteristik plastik yang bagus digunakan adalah plastik memiliki permukaan yang mengkilap di sisi atas dengan warna yang menarik, serta mempunyai warna metalik di bagian dalamnya. Gunakan plastik yang belum lecek, agar tampilan kerajinan tangan nantinya lebih baik. Alternatif lain adalah menggunakan kertas hias berwarna metalik yang mungkin dapat diperoleh dari bekas bungkus kado.
  • gunting untuk memotong kaleng dan plastik bungkus permen
  • spidol boardmarker untuk menggaris
  • gelang karet atau tali
  • selembar kertas berwarna atau kertas kado
  • mistar

Langkah-Langkah Disertai Gambar

  • Ambil sebuah kaleng aluminium bekas minuman. Bersihkan jika perlu.

  • Tusuk sisi atas kaleng dengan ujung gunting yang lancip, boleh juga menggunakan paku untuk membuat lubang awal untuk melakukan pengguntingan bagian atas kaleng bekas.
  •  Gunting dan buang bagian atas kaleng. Jangan khawatir bila sisi bekas gunting tidak rapi seperti gambar di bawah. (Perhatian: berhati-hatilah, sisi bekas guntingan yang tidak rapi ini mungkin cukup runcing dan tajam).

  • Gunakan gelang karet untuk membuat garis yang rata pada bagian bawah sisi guntingan.
  • Gunting kembali berdasarkan garis ini untuk merapikan sisi atas kaleng.

  • Pasang kembali karet gelang pada sisi sebelah bawah kaleng. Beri jarak sekitar 2 cm dari dasar. Bagian dasar ini akan jadi tampilan vas bunga dekoratif berbentuk pita kita nantinya.
  • Beri garis dengan spidol bersesuaian dengan sisi gelang karet sebagai acuan batas menggunting kaleng nantinya.
  • Lepaskan gelang karet. Oh ya, jika anda tidak punya gelang karet, anda dapat menggunakan tali untuk penggantinya.

  • Dari arah sisi atas, guntinglah secara perlahan dan lurus sisi kaleng hingga ke garis batas bawah kaleng yang baru dibuat. Buat irisan-irisan guntingan dengan lebar kurang lebih 2 sampai 3 mm.


  • Gunting sampai semua sisi kaleng teriris menjadi bilah-bilah kecil.
  • Jika sudah selesai, hapus garis spidol (boardmarker) dari sisi kaleng. Sisihkan.

  • Ambil plastik bekas bungkus permen. Di sini saya hanya menggunakan satu warna saja, yaitu warna merah. Perhatikan mengapa kita menggunakan plastik bekas bungkus permen ini: ia mempunya sisi-sisi yang mengkilap dan warnanya cerah dan menarik.

  • Gunting plastik menjadi persegi-persegi kecil dengan ukuran lebih kurang 3 cm x 3 cm. Siapkan beberapa puluh lembar.
  • Lipat satu buah plastik berbentuk persegi ini dengan lipatan akordion (seperti kita akan melipat kertas untuk membuat kipas-kipasan dari kertas).
  • Pegang plastik yang telah terlipat dengan tangan kiri, sementara tangan tangan mengambil satu bilah irisan kaleng.
  • Lipat irisan kaleng untuk memegang plastik bekas bungkus permen pada bagian tengahnya sehingga irisan kaleng akan berfungsi sebagai tangkai pemegang bunga berbentuk pita (dasi kupu-kupu).

  • Cantelkan satu per satu semua plastik bekas bungkus permen pada irisan kaleng. Lakukan secara berputar (berselang-seling) antara sisi plastik yang ingin ditampilkan. (Gunakan sisi atas dan sisi bawah plastik) untuk memunculkan variasi warna. Kita sebenarnya juga dapat memvariasi warna dengan bungkus permen lainnya dengan warna berbeda.

  • Nah, lihatlah. Semua plastik bekas bungkus permen telah dicantelkan pada irisan kaleng. Atur sisa irisan kaleng lainnya yang tidak digunakan untuk memegang plastik bungkus permen sehingga menjadi penghias tambahan bunga dekoratif kita ini. 
  • Sisihkan.

  • Ukur tinggi dan panjang keliling kaleng bagian bawah.
  • Siapkan sehelai kertas berwarna atau bekas bungkus kado untuk membungkus bagian bawah kaleng ini.

  • Tempelkan (bungkus kaleng) dengan kertas yang telah diukur tadi.
  • Jika diinginkan kita dapat menambahkan hiasan dekoratif lainnya pada bagian bawah kaleng yang telah ditutup kertas ini. Pada contoh, saya tidak memberikan ornamen apapun untuk menampilkan vas berwarna polos saja.
  • Selesai baca jugaq manfaat styrofoam 

Mengolah Kayu Bekas

 Mengolah Kayu Bekas

Material kayu bekas tak hanya memiliki nilai ekonomis tinggi.
 Mengolah Kayu BekasLebih dari itu, ketidaksempurnaan yang ada di material ini justru memiliki keunikan sendiri. Menurut Irianto, pemilik Cipta Graha Art, furnitur daur ulang diminati konsumen karena produknya
 Mengolah Kayu Bekasunik dan tidak ada kembarannya.
Selain itu, kesan aus dan lusuh dari kayu-kayu bekas tersebut justru mencuatkan sisi historis yang tinggi. “Konsumen pun seakan memiliki benda seni, meski bentuknya hanyalah sebuah furnitur,” katanya.
Bahan baku potongan kayu pun tak
 Mengolah Kayu Bekas sembarangan. Irianto memakai kayu yang bersifat keras dan telah berumur tua. Beberapa di antaranya adalah kayu bekas rumah, kayu bekas kapal, hingga kayu bekas bantalan rel kereta api. Rata-rata kayu bekas tersebut
 Mengolah Kayu Bekas berjenis kayu jati tua. “Kayu-kayu ini tingkat kekeringannya tinggi sehingga tahan air, rayap, dan jamur.”
Menurut Irianto ada tantangan tersendiri kala mengolah kayu bekas. Karena bentuknya tak beraturan, dia harus menyesuaikan tiap palet kayu dengan desain furnitur
 Mengolah Kayu Bekas yang akan dibuat. Tak jarang, dia harus mencopot paku-paku besar yang tertanam di kayu kapal dan bantalan kereta api.
Suwartini dari CV Nuansa Kayu Bekas, juga menyatakan hal serupa. Berbeda dengan furnitur baru yang mulus, konsumen justru akan menemukan lubang-lubang bekas paku, baut, ataupun kawat di permukaan kayu. Namun demikian, ketidaksempurnaan tersebut justru menghasilkan kesan unik dan antik.

Namun demikian, Suwartini tetap memilih dan menyeleksi palet-palet kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku. “Meski bentukannya tak sempurna, kami pastikan kayu-kayu tersebut kuat dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama,” kata Suwantini.
Seiring meningkatnya permintaan dari buyer asing, Irianto terus mendorong kapasitas produksi dengan cara menambah jumlah karyawan. Jika di awal dia hanya memiliki 10 orang perajin kayu, kini Irianto dibantu oleh 60 orang perajin tetap. “Saya juga mengusung konsep perajin plasma. Jumlah perajin plasma yang saya bina mencapai 100 orang perajin.”
Untuk bahan baku, CV Nuansa Kayu Bekas mendapatkan kayu-kayu bekas tersebut dari rekanan supplier. Sedangkan, Irianto mendapatkan material kayu kapal dari beberapa nelayan dari berbagai daerah di Pantai Utara Pulau Jawa, antara lain Madura, Jember, Banyuwangi, dan Tuban.